Minggu, 14 Juni 2015

CUKUPLAH AKU MENCINTAI DALAM DIAM

Kalau kita sukakan seseorang,
jangan beritahu si dia.
Nanti Allah kurangkan rasa cinta padanya.
Tapi luahkan pada Allah,
beritahulah Allah.
Allah Maha mengetahui siapa jodoh kita ..

Cintai Dia Dalam Diam,
Dari Kejauhan Dengan Kesederhanaan & Keikhlasan
Jika benar cinta itu kerana ALLAH maka biarkanlah ia mengalir mengikut aliran ALLAH kerana hakikatnya ia berhulu dari ALLAH maka ia pun berhilir hanya kepada ALLAH
"Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran ALLAH."
(Adz Dzariyat : 49)
Tetapi jika kelemahan masih nyata dipelupuk mata maka bersabarlah, berdoalah & berpuasalah
"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah satu perbuatan yang keji.
Dan suatu jalan yang buruk."
(Al Israa' : 32 )
Ketika kau mendambakan sebuah cinta sejati yang tak kunjung datang,
Allah SWT mempunyai Cinta dan Kasih yang lebih besar dari segalanya & Dia telah menciptakan sseorang yang akan menjadi pasangan hidupmu kelak.
Ketika kau merasa bahawa kau mencintai seseorang,
namun kau tahu cintamu tak terbalas
Allah SWT tahu apa yang ada di depanmu & Dia sedang mempersiapkan segala yang terbaik untukmu
Cukup cintai dalam diam
bukan kerana membenci hadirnya
tetapi menjaga kesuciannya
bukan kerana menghindari dunia
tetapi meraih syurga-NYA
bukan kerana lemah untuk menghadapinya
tetapi menguatkan jiwa dari godaan syaitan yang begitu halus & menyelusup
Cukup cintai dari kejauhan
kerana hadirmu tiada kan mampu menjauhkan dari ujian
kerana hadirmu hanya akan menggoyahkan iman dan ketenangan
kerana mungkin membawa kelalaian hati-hati yang terjaga
Cukup cintai dengan kesederhanaan
Memupuknya hanya akan menambah penderitaan
menumbuhkan harapan hanya akan membumbui kebahagiaan para syaitan
Cintailah dengan keikhlasan
Kerana tentu kisah Fatimah dan Ali Bin Abi Talib diingini oleh hati
tetapi sanggupkah jika semua berakhir seperti sejarah cinta Salman Al Farisi..??
".. boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu.
ALLAH mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui."
(Al Baqarah : 216 )
Jangan memberi harapan pada yang belum pasti,
kelak ada insan yang bakal dilukai,
Jangan menaruh harapan pada yang belum tentu dimiliki,
nanti hati yang kecewa sendiri.
Sebaliknya,
gantunglah segenap pengharapanmu kepada Yang Maha Memberi,
nescaya dirimu tak sesekali dizalimi,
kerana Dia mendengar pengharapanmu setiap kali & Dia menunaikannya dgn cara-Nya yang tersendiri
Cukup cintai dalam diam dari kejauhan dengan kesederhaan & keikhlasan
Kerana tiada yang tahu rencana Tuhan
mungkin saja rasa ini ujian yang akan melapuk atau membeku dengan perlahan
Kerana hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikkan
serahkan rasa itu pada Yang Memberi dan Memilikinya
biarkan DIA yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya
"Barangsiapa yang menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga."
(Umar Ibnu Khattab r.a)






''SUAMI BERKIBLAT SYURGA''

Duhai Akhi,seorang lelaki yang dibutuhkan wanita ialah seorang lelaki sholeh.
Yang ketika berada di dekatnya ia merasakan kedamaian..
Batinnya terasa tentram.
Mampu menghapus airmata kesedihannya.
Menjadi Nahkoda yang baik dalam mengarungi samudra kehidupan
hingga bersandar pada
pelabuhan syurga-NYA..

Untukmu Suami,engkau adalah imam dalam keluarga.
Ibarat kapal,engkau adalah nahkodanya,anak dan istrimu sebagai penumpangnya..
Mereka akan mengikuti
kemanapun engkau berlabuh.
Maka labuhkanlah kapalmu di lautan firdaus-NYA,..
Dengan keimanan dan
ketaqwaanmu..
Untuk itu dari sekarang
belajarlah ilmu agama yang banyak tuk
dijadikan bekal dalam berlabuh nanti.
Jadilah seorang lelaki yang mampu membimbing wanita
yang dicintainya menuju
Nur Jannah Illahi..
Ia menjadikan Al-Qur'an dan As-Sunnah sebagai pegangan hidupnya..
Ia memuliakan serta lembut terhadap wanita dan anak-anaknya..
Tegas dalam aqidah,bijak
dalam bersikap,..
Ia lah pembimbing penuntun dunia dan akhirat..
Semoga semua lelaki disini menjadi lelaki berkiblat syurga..
Dan Semoga kita sebagai Wanita  mendapatkan lelaki semacam itu.

Amin Ya Rabaallamin...

Sabtu, 13 Juni 2015

KISAH "AINUL MARDHIAH " BIDADARI TERCANTIK DI SURGA



Kisah Ainul Mardhiah diceritakan dalam Hadits Nabi riwayat Tirmidzi. 
Setiap pandangan yang melihatnya pasti akan menemukan keridhaan di hati.

Ketika pagi hari di bulan Ramadhan, Nabi sedang memberikan targhib (semangat untuk berjihad) kepada pasukan Islam. 
Nabi pun bersabda, "Sesungguhnya orang yang mati syahid karena Allah, maka Allah akan menganugerahkannya Ainul Mardhiah, bidadari paling cantik di surga". 

Salah satu sahabat yang masih muda yang mendengar cerita itu menjadi penasaran. Namun, karena malu kepada Nabi dan sahabat-sahabat lain, sahabat ini tidak jadi mencari tahu lebih dalam mengenai Ainul Mardhiah.

Waktu Zuhur sebentar lagi, sesuai sunah Rasul, para sahabat dipersilakan untuk tidur sejenak sebelum pergi berperang. 
Bersama kafilah perangnya pun sahabat yang satu ini tidur terlelap dan sampai bermimpi.

Di dalam mimpinya dia berada di tempat yang sangat indah yang belum pernah ia kunjungi sebelumnya. Dia pun bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik yang belum pernah ia lihat sebelumnya.
Ia pun bertanya kepada wanita tersebut, "Di manakah ini?"
"Inilah surga.", jawab wanita itu.
Kemudian sahabat ini bertanya lagi, "Apakah Anda Ainul Mardhiah?".
"Bukan, saya bukan Ainul Mardhiah. 
Kalau Anda ingin bertemu dengan Ainul Mardhiah, dia sedang beristirahat di bawah pohon yang rindang itu."
Didapatinya oleh sahabat itu seorang wanita yang kecantikannya berkali-kali lipat dari wanita pertama yang ia lihat.
"Apakah Anda Ainul Mardhiah?"
"Bukan saya ini penjaganya. 
Kalau Anda ingin bertemunya di sanalah singgasananya."

Lalu sahabat ini pun pergi ke singgasana tersebut dan sampailah ke suatu mahligai. Didapatinya seorang wanita yang kecantikannya berlipat-lipat dari wanita sebelumnya yang sedang mengelap-ngelap perhiasan. 
Sahabat ini pun memberanikan diri untuk bertanya.
"Apakah Anda Ainul Mardhiah?"
"Bukan, saya bukan Ainul Mardhiah. Saya penjaganya di mahligai ini. 
Jika Anda ingin menemuinya, temuilah ia di mahligai itu."
Pemuda itu pun beranjak dan sampailah ke mahligai yang ditunjukkan. Didapatinya seorang wanita yang kecantikannya berlipat-lipat dari wanita sebelumnya dan sangat pemalu. 
Pemuda itu pun bertanya."Apakah Anda Ainul Mardhiah?"
"Ya, benar saya Ainul Mardhiah"
Pemuda itu pun mendekat, 
tetapi Ainul Mardhiah menghindar dan berkata, "Anda bukan seorang yang mati syahid."

Seketika itu juga pemuda itu terbangun dari mimpinya. 
Dia pun menceritakan ceritanya ini kepada seorang sahabat kepercayaannya yang dimohonkan untuk merahasiakannya sampai ia mati syahid.

Komando jihad pun menggelora. Sahabat ini pun dengan semangatnya berjihad untuk dapat bertemu dengan Ainul Mardhiah. Ia pun akhirnya mati syahid.
Di petang hari ketika buka puasa, sahabat kepercayaan ini menceritakan mimpi sahabat yang mati syahid ini kepada Nabi. 
Nabi pun membenarkan mimpi sahabat muda ini dan Nabi bersabda, "Sekarang ia bahagia bersama Ainul Mardhiah".

Semoga bermanfaat


(HR TIRMIDZI)

Rabu, 10 Juni 2015

Hikmah Puasa Itu Berkumpul Dengan Keluarga


Sebagai anak perantauan, saat yang paling membuat kita rindu dengan keluarga adalah saat di perantauan jauh dengan keluarga di Bulan Ramadhan.  Awal menjadi anak perantaun rasa ingin pulang, kangen rumah yang sangat mendalam itu muncul. Rasa yang mendebar ingin pulang itu sering disebut homesick.
Pada Bulan Ramadhan kali ini, yang sedang jauh dengan orang tua apakah itu sedang mencari ilmu, sekolah, kuliah, mondok atau pun kerja. Ingatkah kalian masa-masa yang paling indah saat Bulan Suci Ramadhan seperti berkumpul dengan keluarga?
Biasanya, setiap orang mempunya tradisi menyambut bulan Ramadhan bersama keluarga dan orang tua. Seperti diriku, moment dan tradisi yang seringkali keluarga kami lakukan bersama saudara-saudara adalah bersih-bersih rumah. Membersihkan rumah, menata ruangan, menyapu halaman dan lain-lain. Setiap 1 tahun sekali tradisi itu dilakukan menjelang puasa atau menjelang lebaran. Moment bahagia lainya tentu adalah saat berbuka puasa bersama keluarga besar sambil bercerita kehidupan dan pengalaman hidup. Kebersamaan dengan keluarga itu adalah moment-moment yang sangat diriku senangi setiap kali bulan Ramadhan datang. Karena  dengan berkumpul dengan keluarga itu menurutku berkah setiap bulan puasa datang.
Berkumpul bersama keluarga dan orang tua bagi keluarga kami adalah Hikmah Puasa yang tidak bisa dibandingkan dengan apapun. Karena, kami 9 bersaudara selama ini sedang terpisah jarak dan waktu selama hari biasa. Tangerang tempatku menimba ilmu, Cipinang merupakan tempat tinggal Kakak pertama dan 8 orang lainnya di Ambon.  Kami semua jarang berkumpul kecuali kala Ramadhan itupun cuma 8 orang karna Kakak pertama ikut suaminya.
Seperti hal nya lagu dalam film lama yaitu “keluarga Cemara” Seperti berikut : “Harta yang paling berharga adalah keluarga, istana yang paling indah adalah ''KE..LU…AR…GA.” Tentu semua setuju bukan kalau saat waktu memisahkan, jarak menjadi penghalang. Pertemuan adalah segalanya dan itu semua terjadi ketika bulan Ramadhan telah datang.  Sebuah pertemuan di bulan ramadhan adalah quality time bersama keluarga. Karena menjadi kebiasaan dan keluarga kami setiap bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri seluruh anggota keluarga akan pulang dan berkumpul bersama keluarga.
Aku merindukan masa-masa itu berkumpul dengan keluarga, walau 2 kali puasa 2 kali lebaran tidak berkumpul dengan keluarga pertanyaan yang sama akan diajukan setiap kami berkumpul dengan keluarga yaitu pertanyaan“kapan lulus?,  kapan nikah?” hehehe semua itu akan menjadi pertanyaan yang akan semakin menarik saat diiringi dengan kebersamaan keluarga dan Orang tua.
Karena dukungan doa dan semangat keluarga hari ini kita ada. Saat ini, Ibu dan bapak adalah orang tua yang masih aku punya…rindu belai kasihnya, hangat mesra kasih sayang sentuhanya, didekatnya inginku menjadi kembali kecil dan manja lagi denganya. Ibu seorang yang saat kita sakit dia selalu ada, saat kedinginan dia memberikan selimut kehangatan itu. Saat sahur membangunkan kita tanpa lelah, menyiapkan makan sahur walau kita masih terlelap tidur.
Banyak yang kita lupa seiring berjalan waktu, lupa akan hangat pelukanya, lupa akan sentuhanya yang membuat kita nyaman, lupa akan segala nasehatnya, dan lupa akan perhatianya.
Tapi sekarang, saat kau di perantauan apakah yang bisa kau lakukan? Apakah uang mampu membeli waktu bersama? Apakah materi, mobil, rumah bisa membeli hal yang sangat penting yaitu kebersamaan keluarga? Terlalu banyak yang Ibu dan orang tua berikan kepada kita namun terlalu sedikit kesempatan untuk membalasnya.
Ibu dan bapak membutuhkanmu, anak yang di doakan setiap sehabis sholatnya, anak yang dibesarkan dan tumbuh dewasa. Uang bukan lagi yang dia mau tapi kamu…iya kamu sentuhan dan melihat wajahmu adalah yang dia mau. Jadi, aku yang sedang dalam perantauan kapankah aku akan pulang dan kapankah kamu pulang?
Kalau tidak sekarang….kapan lagi? sebelum waktu itu benar-benar tiba dan akan sia-sia kamu merantau selama ini.
Selama kamu masih diberi kesempatan, ciptakanlah moment–moment bahagia bersama keluarga, mumpung kita masih diberi waktu, mumpung kita masih punya tenaga dan masih dipertemukan dengan bulan penuh hikmah yaitu bulan Ramadhan
Jadi, bagiku hikmah puasa  itu adalah bisa berkumpul dengan keluarga dan aku ingin menciptakan momen-moment bahagia bersama keluarga tapi apa daya. Begitu pula dengan kamu kan? Let’s ciptakan moment bahagia bersama keluarga dan orang tua kalian sekarang juga….
Apa yang ingin kalian lakukan di bulan puasa ini, bersama keluarga dan orang tua kalian?

Senin, 08 Juni 2015

RENUNGAN : setelah sholat Maghrib


(1) Kehilangan adalah cara terbaik untuk bersyukur, namun jauh lebih baik bersyukur karena tidak kehilangan.
(2) Mengambil hak orang lain sama seperti meminum air laut, semakin diminum akan semakin haus dan
Anda akan ketagihan.
(3) Bagi orang sukses, bangkrut itu adalah bagaikan membayar uang kuliah, krisis adalah merupakan
peluang, sedangkan hinaan dan cemoohan bagaikan cambuk dan
motivasi.
(4) Saat berada jauh orang akan merindukan rumah, saat di rumah orang bisa hampir mati krn bosan. Manusia kadang sulit untuk
menghargai apa yang didekatnya.
(5) Lihatlah ke atas untuk berdoa dan belajar, lihatlah ke bawah untuk kita bisa bersyukur, dan lihatlah sekelilingmu untuk berhati-hati.
(6) Hanya melalui kesulitanlah,
manusia mau berdoa dan menengadahkan tangannya kepada Tuhan.
(7) Hidup sama seperti permainan
catur, Tuhan akan bergerak menunggu giliran Anda untuk
menggerakan pion pertama artinya Tak akan ada Hasil apapun
bila Anda tidak memulainya.
(8) Kebenaran itu punya jalannya sendiri dan tidak perlu dibela, karena suaranya jauh lebih keras dari pembelaan itu sendiri.
(9) Malam bukan hanya milik rasa letih, tapi juga milik rasa syukur atas kekuatan yang Tuhan berikan
untuk menjalani hari ini.
(10) Kalah adalah kesempatan untuk beristirahat dan dari
kemenangan kecil kita bisa mempersiapkan diri untuk bisa
menyambut kemenangan yang lebih besar.
(11) Satu fakta yang setiap orang harus tahu adalah bahwa masalah sangat takut dengan senyuman,
maka hadapilah masalah sebesar
apapun dengan senyuman.
(12) Dalam sejarah selalu saja ada seorang tokoh yang berhasil mengalahkan kemustahilan, pastikan saja itu termasuk diri Anda!

Rabu, 03 Juni 2015

10 Macam Manusia Yang Ditertawakan Syaitan


1]  Orang yang baru sembuh dari sakit keras/kronis, tapi tidak tambah baik kelakuannya dan tidak meningkat juga iman dan amal ibadatnya.
2] Orang nyang baru keluar dari penjara, tapi tidak tambah baik kelakuannya dan tidak meningkat juga iman dan 'amal ibadahnya.
3] Orang nyang baru bebas dari fitnah/musibah yang berat, tapi tidak tambah baik kelakuannya dan tidak meningkat juga iman dan 'amal ibadahnya.
4] Orang yang telah menunaikan ibadah haji, tapi tidak tambah baik kelakuannya tapi malah kikir bin bakhil.
5] Orang yang keluar dari bulan Ramadhan atau orang yang baru selesai berpuasa, tapi tidak bertambah baik kelakuannya malah bikin dosa baru setelahnya.
6] Orang yang merasa sudah bisa bersyukur kepada Allah (dan atau sering mengucapkan "alhamdulillah"), tapi tidak mampu membalas kebaikan orang lain.
7] Orang yang mengaku sudah mampu bersabar, tapi tidak mampu membalas kejahatan dengan kebaikan.
8] Orang yang pernah menolong orang lain, tapi kemudian suka sekali menyebut-nyebut, nge-bangkit-bangkit pertolongannye kembali.
9] Orang yang sering menunjukkan dan  menceritakan aib dan dosa diri sendiri, serta aib dan dosa orang lain.
10| Orang yang sibuk memperindah rumahnya dan sibuk membersihkan rumahnya dari sampah,
tikus, kecoa, semut, nyamuk, dll ... tapi tidak serius mempersiapkan rumah masa depannya (kuburan)
... membiarkan rumahnya yang asli (kubur) nanti dikeroyok kecoa, semut, cacing, kelabang, tikus, belatung, dan binatang-binatang tanah lainnya
Beramalah selagi masih ada kesempatan sebelum
datang kesempitan itu [kematian].

Kamis, 28 Mei 2015

SEMUT dan REZEKI


   Suatu ketika, seekor semut tertangkap basah oleh Nabi Sulaiman tengah membawa dua ekor belalang. Ia melahap kedua ekor belalang dengan lahap.
Esok hari, Nabi Sulaiman memasukkan si semut tadi ke dalam sebuah kotak. Lalu Nabi Sulaiman memasukkan dua ekor belalang ke dalam kotak, sebagai bahan makanan si semut.
Namun Nabi Sulaiman kaget, karena si semut hanya memakan satu ekor belalang saja.
Nabi Sulaiman bertanya, "Hai semut, mengapa kemarin kamu menghabiskan 2 ekor belalang, sementara sekarang hanya menghabiskan 1 ekor saja."
Si semut menjawab, "Kemarin, sebelum engkau masukkan aku ke dalam kotak, aku bebas dan PERCAYA bahwa Allah PENJAMIN segala kebutuhan hidupku. Oleh karena itu, aku tak pernah khawatir menghabiskan kedua belalang, karena esok hari aku akan mendapatkan kembali."
"Sekarang setelah aku ada dalam kotak, aku tak yakin bahwa engkau akan menjamin hidupku. Maka aku habiskan hanya satu belalang saja, dan menyisakan 1 ekor lagi untuk esok hari."
Sahabat, nyaman berada dalam kotak apapun itu, adalah musibah. Apalagi mempercayai bahwa si kotak merupakan sumber rezeki.
Kita harus yakin, ketika berada di luar kotak, rezeki itu seluas bumi dan langit. Asalkan kita mau berikhtiar sekuat semut dan mau beramal, saling membantu serta saling tolong menolong antar sesama, seperti yg selama ini diperagaan para kelompok semut tsb.
Karena tak ada rezeki yang didapat sendiri.
(♥ Subhanallah

BACAAN DZIKIR PAGI DAN PETANG

  اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللّهِ وَبَرَكَاتُه أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ       *A'uudzu billaahi minas...